Selamat Datang

Hi, selamat datang di Toko Online LapakInline. Toko ini adalah tempat jual beli barang-barang olahraga baik itu pakaian, aksesoris, dan sepatu. Silahkan berbelanja disini dijamin Anda akan puas.

Produk Pilihan

sticky

Produk Terbaru

Cara membuat kerajinan gerabah lombok

Publikasi Wednesday, January 22, 2020
Pada dasarnya proses pembuatan gerabah desa banyumulek adalah terbagi menjadi 4(empat) kelompok yaitu:
1.persiapan
Ada dua hal yang harus di persiapkan dalam proses pembuatan gerabah desa banyumulek yaitu:
1.bahan baku.
Bahan baku utama dari gerabah desa banyumulek adalah:
a.tanah  liat.
 Untuk mendapatkan bahan baku berupa tanah liat, biasanya masyarakat banyumulek pergi ke daerah pegunugan di sebelah selatan pelabuhan lembar,tepatnya di desa lendang andus kecamatan lembar.jarak antara desa banyumulek dengan lokasi  pengambilan tanah liat  adalah kurang lebih 9KM. dan biasanya untuk menuju ke lokasi tersebut, kami menggunakan jasa angkutan mobil open cup yang ada di desa banyumulek.
Di tempat lokasi pengambilan tanah liat, kami masyarakat banyumulek membayar kepada pemilik lokasi tanah tersebut persatu open cup adalah Rp 10.000, sedangkan ongkos transport kami membayarnya Rp 60.000, jadi biaya bersih satu mobil open cup adalah Rp 70.000.
b.pasir halus.
Untuk mendapatkan bahan baku berupa pasir halus masyarakat banyumulek mengambilnya dari pingiran kali atau sungai (kali babak), yang melintas tidak jauh dari desa banyumulek,kira-kira 300 sampai 400 meter dari desa banyumulek.
Setelah kedua bahan baku ini tersedia, barulah kedua bahan baku ini di jemur di terik sinar matahari kira-kira 2 sampai 3 hari tergantung kondisi cuaca, agar mempercepat proses pengeringan tanah masyarakat banyumulek melebur tanah liat dengan palu atau sejenisnya.bahkan masyarakat banyumulek memampaatkan jasa mobil atau truk yang lalu lalang di jalan,karna biasa masyarakat banyumulek menjemur tanah liat di jalan-jalan kecil di desa banyumulek.
Kemudian setelah merasa cukup kering,lalu tanah liat tersebut di masukkan ke suatu wadah yang sudah di isi air,dan sambil memasukkan tanah di dalam air, dan di tunggu beberapa menit,kemudian tanahnya di saring agar batu-batu kecil yang menempel pada tanah liat terpisah dengan tanah liat tersebut,dan proses ini kami sebut dengan perendaman tanah dan penyaringan atau disebut dengan sistim basah.dan biasanya kami biarkan didalam wadah tersebut selama 2 sampai 3 hari.sambil menunggu tanah liat di rendam masyarakat banyumulek menyaring pasir halus yang telah kami ambil dari sungai kalibabak untuk mencampur tanah liat dengan pasir halus.
Proses perendaman tanah liat ini memakan waktu kurang lebih dari dua sampai tiga hari agar tanah liat tersebut betul-betul hancur lalu setelah dua sampai tiga hari maka tanah liat yang telah direndam maka diangkat untuk kemudian dicampur dengan pasir halus. Dan setelah tanah dan pasir tercampur dengan rata,dan kemudian tanahnya di ulek / uli supaya tanahnya plastis dan tanahnya siap di bentuk menjadi gerabah sesuai dengan desain atau order.
2.alat-alat pembuatan gerabah (pembentukan gerabah).
Alat-alat pembuatan gerabah di desa banyumulek masih menggunakan alat-alat tradisional atau manual.adapun alat-alat tersebut adalah:
1.sepotong bambu.
2.sepotong sandal yang telah rusak.
3.batu kali yang kecil / botol kecil bekas botol obat.
4. sepotong kain dengan ukuran 30 CM .
5.alat pemutaran yang terbuat dari kayu.
6.kulit kelapa.
7. sabit bekas.
2.proses pembentukan gerabah.
Setelah tanah liat sudah siap untuk di bentuk menjadi gerabah,dan alat-alat sudah di siapkan, kemudian kita mulai pembentukan gerabah.adapun caranya adalah kita ambil segengam pasir lalu kita taburi di atas  putaran, agar tanah tidak melekat pada putaran, kemudian tanahnya kita bentuk sedikit demi sedikit sesuai dengan desain.setelah selesai pembentukan sampailah pada tahap penghalusan permukaan barang dengan sepotong bambu atau sebilah sabit bekas.kemudian di haluskan dengan batu kali atau botol bekas, sampai pori-porinya tertutup sehingga barang kelihatan halus permukaannya.
Setelah di gosok dengan batu atau botol bekas,lalu barang itu di biarkan kering selama 5 sampai 7 hari,sampai betul-betul kering dan siap untuk pembakaran.
3.pembakaran gerabah.
Setelah kita pastikan bahwa barang betul-betul kering baru kita merencanakan proses pembakaran gerabah dengan beberapa tahapan sebagai berikut:
1.persiapan pembakaran gerabah.
Sebelum kita melakukan pembakaran gerabah hal-hal yang harus di persiapkan antara lain:
1.kayu bakar.
2.serabut kulit kelapa.
3. jerami / daun bambu yang kering.
4.minyak tanah.
5.batu bata yang sudah pecah menjadi alas barang.
untuk menghasikan menghasilkan permukaan gerabah halus dan mengkilap, kita harus mengosoknya kembali dengan melumurkan  sejenis cairan yang terbuat dari tanah liat, okar, minyak solar, dan setelah di lumurkan dengan cairan tersebut baru kita gosok kembali dengan batu kali sampai merata hinga mengkilap, adapun cara kita membuat cairan untuk melumuri barang adalah sebagai berikut:
1.tanah liat kita ambil sari.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Review Product

LATEST BLOGS

Berlangganan Email

Copyright © 2019
%5
+2000
+3000
$7000
$70000
artikel
Botol Bage
Coba
Hario
Hitam
Manual Brewing
Oke
produk
sticky
Tes
tesoke
V60

Kontributor

Saya pengurus koperasi bina harapan sejahtera desa banyumulek kecamatan kediri kabupaten lombok barat provinsi nusa tengara barat dan juga mempunyai usaha kerajinan lombok seperti gerabah ketak dll.