BLANTERTOKOv105
645976436801012091

Proses Membuat Gerabag Lombok Desa Banyumulek

Proses Membuat Gerabag Lombok Desa Banyumulek

PROSES PEMBUATAN GERABAH DI DESA BANYUMULEK KECAMATAN KEDIRI, LOMBOK BARAT DISTRICT, NTB, INDONESIA.



Pada dasarnya proses pembuatan gerabah desa Banyumulek dibagi menjadi 4 (empat) kelompok, yaitu:
1. persiapan
Ada dua hal yang harus disiapkan dalam proses pembuatan gerabah desa Banyumulek, yaitu:
1. bahan baku.
Bahan baku utama tembikar desa Banyumulek adalah: tanah liat.
Untuk mendapatkan bahan baku berupa tanah liat, biasanya orang Banyumulek pergi ke daerah Pegunugan di sebelah selatan pelabuhan Lembaran, tepatnya di desa Lendang Andus, lembaran kecamatan. dan biasanya untuk menuju ke lokasi itu, kami menggunakan jasa transportasi mobil cup terbuka di desa Banyumulek.
Di lokasi tanah liat, kami masyarakat banyumulek membayar pemilik tanah satu per satu Rp. 10.000, sedangkan biaya transportasi kami adalah Rp. 60.000, sehingga biaya bersih mobil cup terbuka adalah Rp. 70.000.
pasir halus.
Untuk mendapatkan bahan baku berupa pasir halus, masyarakat Banyumulek mengambilnya dari tepi sungai atau sungai (kali bundar), yang melintas tidak jauh dari desa Banyumulek, sekitar 300 hingga 400 meter dari desa Banyumulek.
Setelah dua bahan baku ini tersedia, maka kedua bahan baku ini dijemur di bawah sinar matahari selama sekitar 2 hingga 3 hari tergantung kondisi cuaca, untuk mempercepat proses pengeringan tanah, masyarakat Banyumulek mencairkan tanah liat dengan palu atau sejenisnya. Bahkan masyarakat Banyumulek memungkinkan layanan mobil atau truk lewat di jalan, karena orang-orang Banyumulek biasanya mengeringkan tanah liat di jalan-jalan kecil di Desa Banyumulek.
Kemudian setelah merasa cukup kering, maka tanah liat dimasukkan ke dalam wadah yang telah diisi air, dan sambil meletakkan tanah di air, dan tunggu beberapa menit, kemudian tanah disaring sehingga batu-batu kecil yang menempel pada tanah liat terpisah. dengan tanah liat ini, dan proses ini kita sebut perendaman dan penyaringan atau disebut sistem basah. Dan kami biasanya meninggalkannya di wadah selama 2 hingga 3 hari. Sambil menunggu tanah liat direndam di komunitas Banyumulek, kami menyaring pasir halus yang kami ambil dari sungai Kalibabak untuk mencampur tanah liat dengan pasir halus.
Proses perendaman tanah liat ini memakan waktu lebih dari dua hingga tiga hari sehingga tanah liat benar-benar hancur dan kemudian setelah dua sampai tiga hari tanah liat yang sudah direndam dihilangkan dan kemudian dicampur dengan pasir halus. Dan setelah tanah dan pasir sudah tercampur rata, lalu tanah itu ulek / uli sehingga tanah itu plastik dan tanah siap dibuat menjadi gerabah sesuai desain atau pesanan.
2. alat pembuatan tembikar (formasi tembikar).
Peralatan pembuatan gerabah di desa Banyumulek masih menggunakan alat tradisional atau manual. Alat tersebut adalah:
1. sepotong bambu.
2. sepotong sandal yang telah rusak.
3. batu kecil / botol kecil bekas botol obat.
4. selembar kain dengan ukuran 30 CM.
5. Alat pemutaran terbuat dari kayu.
6. Kulit kelapa.
7. digunakan sabit.
2. proses pembentukan gerabah.
Setelah tanah liat siap dibuat menjadi gerabah, dan alat-alat sudah disiapkan, maka kita mulai pembentukan gerabah. Caranya adalah kita ambil segenggam pasir lalu taburkan pada belokan, agar tanah tidak menempel pada belokan, maka kita bentuk tanah sedikit demi sedikit sesuai dengan desain. setelah selesai formasi tiba pada tahap menghaluskan permukaan barang dengan sepotong bambu atau sabit yang digunakan. kemudian dihaluskan dengan batu atau botol bekas, hingga pori-pori ditutup sehingga permukaan barang tampak halus.
Setelah menggosoknya dengan batu atau botol bekas, lalu biarkan mengering selama 5 hingga 7 hari, sampai benar-benar kering dan siap untuk pembakaran.
3. api tembikar.
Setelah kami memastikan bahwa barang benar-benar kering, kami merencanakan proses pembakaran kapal tembikar dengan tahapan sebagai berikut:
1. persiapan pembakaran tembikar.
Sebelum kita melakukan pembakaran barang tembikar yang harus disiapkan antara lain:
1. kayu bakar.
2. serat kulit kelapa.
3. jerami kering / daun bambu.
4. minyak tanah.
5. Batako yang telah pecah menjadi basis barang.
untuk menghasilkan permukaan gerabah yang halus dan mengkilap, kita harus menggosoknya kembali dengan mengoleskan sejenis cairan yang terbuat dari tanah liat, oker, minyak diesel, dan setelah mengoleskannya dengan cairan, kita cukup menggosoknya lagi dengan batu sampai merata, Adapun cara kami membuat cairan untuk mengolesi barang adalah sebagai berikut:
1. ambil sari tanah liat.
2. minyak diesel.
3. dayung / peref pewarna.
Caranya adalah setelah ketiga bahan tersebut dicampur menjadi satu, maka kita olesi wadah gerabah tersebut

Detail Pemesanan

Proses Membuat Gerabag Lombok Desa Banyumulek
Proses Membuat Gerabag Lombok Desa Banyumulek
Jumlah: : :
Sub-Total :

*Belum termasuk Ongkos kirim

check_circle_outline Produk Lainnya